Pentingnya Siklus Bisnis Dalam Perekonomian Negara

siklus

siklus

Kita sering mendengar istilah siklus bisnis dalam ilmu ekonomi. Tapi, sedikit sekali dari kita yang menyadari, apa itu siklus bisnis. Padahal, memahami siklus bisnis amat penting untuk strategi pemerintah, bank sentral, maupun para pelaku bisnis.

Perekonomian suatu negara tidak pernah tumbuh terus-menerus. Setelah suatu masa pertumbuhan, suatu ekonomi akan menghadapi masa pelambatan pertumbuhan, bahkan memasuki masa pertumbuhan negatif (resesi). Kemudian, ekonomi itu mengalami masa pemulihan, lalu tumbuh lagi dengan cepat.

Setelah beberapa tahun, ekonomi itu melambat dan jatuh ke dalam resesi lagi. Proses ini terjadi berulang-ulang, sehingga membentuk suatu siklus. Itulah yang disebut siklus bisnis. Sampai saat ini, tidak ada resep yang benar-benar mujarab untuk menghilangkan siklus bisnis dari perekonomian.

Para ekonom Amerika Serikat (AS) sempat “takabur” dan menganggap ihnu ekonomi yang mereka kuasai sudah cukup mumpuni untuk menghilangkan siklus bisnis negaranya. Artinya, ekonomi Negeri Paman Sam akan tumbuh terus-menerus. Dugaan mereka salah, dan mereka harus membayar amat mahal kesalahan pemahamannya.

Asumsi ekonomi AS tidak akan pernah melambat lagi telah melahirkan produk-produk yang secara ekonomi tidak bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya, sub-prime mortage dan CDO, yang telah membuat ekonomi AS terpuruk. Jadi, Amerika Serikat harus membayar mahal karena para ahli di sana telah mengabaikan adanya siklus bisnis dalam perekonomian mereka.

Artikel Terkait Pentingnya Siklus Bisnis Dalam Perekonomian Negara

3 Strategi Dalam Menaikan Harga Bagi Para Penjual

Kenaikan harga jual suatu barang memang sering dan sudah dipastikan akan terjadi. Biasanya perubahan harga tersebut dipengaruhi oleh berbagai...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>