Buah manggis dari spesies varigata telah dibudidayakan oleh organisasi Karya Bhakti Pertanian dari wilayah Batu Kumbung di Kabupaten Lingsar.
Seorang petani manggis setempat, Supardi, mendata bahwa 100.600 pohon manggis sudah dikembangkan secara sporadis di 15 hektar, yang diorganisir oleh dua puluh lima anggota organisasi pertanian.
Manggis Lingsar dikenal sebagai manggis yang paling manis, dan mempunyai bentuk kulit lebih bagus.
Dalam waktu dekat, Manggis ini akan diresmikan dan dibubuhi label sebagai Manggis Lingsar. Pelabelan ini diinginkan bisa membantu memfasilitasi petani untuk menyalurkan produk ke penjual besar dan swalayan.
Selama tiga tahun terakhir, manggis daerah juga sudah didistribusikan di pasar luar negeri. Melalui eksportir di bali, buah-buahan telah didistribusikan ke Taiwan dan Singapura.